Kenal dengan Jokowi tidak.....apa lagi menyapanya....tapi kerja keras dan kesederhanaannya yang membuat pilihanku jatuh padanya.
Saya yakin Ibu mega memilih Jokowi yang seharusnya belum saatnya Jokowi tampil sebagai pemimpin bangsa ini karena tidak ada orang yang cocok untuk dipilih...
Kata Anis Baswedan: "Kalau ada orang baik masuk politik tidak kita bantu, itu sama dengan membiarkan hanya orang yang masuk karena uang mendominasi republik ini"
Kalau pemimpin yang dibutuhkan bangsa misalnya yang mampu memberantas
korupsi, mengendalikan keamanan, memperbanyak lapangan kerja,
melancarkan roda perdagangan dan pendidikan, maka kita carilah orangnya
dari 2 pasang calon yang akan bertanding 9 Juli, sesuai hati
nurani.Rakyat kita sudah pintar, tidak mau dibidohi lagi Apabila kita
masih kesulitan memperoleh calon yang persis kriteria Alquran, Sunnah
dan Khalifah, seperti yang telah diuraikan diatas, hukum Fikih Islam
memberi kelonggaran “ Mala yudraku kulluhu, la yutraku kulluhu” (Jika
sukar memperoleh ktiteria keseluruhan, jangan tinggalkan
keseluruhannya). Artinya, dicari yang paling mendekati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar